Kecoa, hewan purba paling adaptif, kuat dan istimewa, inspirasi menakjubkan bagi sains
Fosil kecoa jantan, 49 juta tahun lalu | Foto: P. Vrsansky, R. Oruzinsky, C.C. Labandeira, L, Vidlicka, P, Barna, dan Entomological Society of America ANDA mungkin jijik dan benci melihat kecoa merayap di rumah anda. Anda tidak sendirian dalam urusan itu. Kecoa, bersama tikus dan nyamuk, memang hewan paling dibenci manusia di planet ini. Dan kebencian itu beralasan. Seperti makhluk jahat penghuni 'dunia bawah' dalam dongeng, kecoa merayap di tempat-tempat kotor, gelap, dan lembab, di bawah wastafel, di sekitar pipa pembuangan air, di tempat sampah. Mereka memakan apa saja dan merayapi makanan di meja makan. Dan mereka berbau tengik. Lebih dari itu, beberapa jenis kecoa bisa menyebabkan alergi dan asma, terutama pada bayi, dan mereka menyebarkan 33 jenis bakteri. Tetapi saintis tidak membenci kecoa sebagaimana kebanyakan orang membencinya. Di mata saintis, kecoa adalah hewan yang cool --keren dan menakjubkan. Mereka spesies yang sangat adaptif dan memiliki kemampuan survival ya...