Kecoa, hewan purba paling adaptif, kuat dan istimewa, inspirasi menakjubkan bagi sains

Fosil kecoa jantan, 49 juta tahun lalu | Foto: P. Vrsansky, R. Oruzinsky, C.C. Labandeira, L, Vidlicka, P, Barna, dan Entomological Society of America 

ANDA mungkin jijik dan benci melihat kecoa merayap di rumah anda. Anda tidak sendirian dalam urusan itu. Kecoa, bersama tikus dan nyamuk, memang hewan paling dibenci manusia di planet ini.

Dan kebencian itu beralasan. Seperti makhluk jahat penghuni 'dunia bawah' dalam dongeng, kecoa merayap di tempat-tempat kotor, gelap, dan lembab, di bawah wastafel, di sekitar pipa pembuangan air, di tempat sampah. Mereka memakan apa saja dan merayapi makanan di meja makan. Dan mereka berbau tengik.

Lebih dari itu, beberapa jenis kecoa bisa menyebabkan alergi dan asma, terutama pada bayi, dan mereka menyebarkan 33 jenis bakteri.

Tetapi saintis tidak membenci kecoa sebagaimana kebanyakan orang membencinya. Di mata saintis, kecoa adalah hewan yang cool--keren dan menakjubkan. Mereka spesies yang sangat adaptif dan memiliki kemampuan survival yang luar biasa. 

Sejak pertama kali muncul di bumi, bentuknya kurang lebih seperti itu. Ia tidak berubah bentuk selama jutaan tahun. Mereka hidup di zaman dinosaurus, memakan kotoran hewan-hewan raksasa itu, dan mereka selamat dari serbuan asteroid, letusan gunung, dan segala jenis bencana alam yang membuat dinosaurus punah dari muka bumi.

Fakta tersebut membuat orang berspekulasi bahwa kecoa tidak akan mati oleh ledakan nuklir.

Jadi, kapan kecoa mulai ada di bumi?

Cary Easterday, geolog dari Ohio State University, melaporkan penemuan fosil lengkap kecoa di kawasan timur Ohio dan menyebutkan bahwa makhluk ini hidup 55 juta tahun sebelum dinosaurus, atau lebih dari 300 juta tahun lalu.

Namun, 300 juta tahun itu menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan, fosil dipertanyakan apakah itu leluhur kecoa atau belalang sembah. Suara yang menyangkal menyatakan bahwa kecoa memang makhluk purba, tetapi tidak setua itu. Paling banter 50 juta tahun, melalui umur fosil yang ditemukan di Spanyol dan Perancis.

Belakangan, pada 2020, para peneliti gabungan dari Slovakia, Cina, Rusia, dan Thailand menemukan fosil sepasang kecoa yang terawetkan dalam damar di Myanmar, hidup 99 juta tahun lalu, satu masa dengan tiranosaurus. Bentuknya sama dengan kecoa di rumah kita.

Fosil kecoa Myanmar, 99 juta tahun lalu | Foto: jurnal Gondwana Research

Sumber inspirasi bagi sains

Berikut adalah fakta-fakta tentang kecoa yang membuat para saintis takjub:

  • Jika kepalanya dipenggal, kecoa masih bisa bertahan hidup sampai seminggu. Ketika akhirnya mati, ia mati karena tidak bisa makan.
  • Kecoa sanggup tidak makan selama sebulan dan tidak minum selama seminggu.
  • Beberapa jenis kecoa betina hanya perlu kawin satu kali dan bisa beranak seumur hidup.
  • Kecoa sanggup menahan napas selama 40 menit.
  • Kecoa sanggup berlari sangat cepat; ia melesat 50 kali panjang badannya dalam satu detik.
  • Kecoa memiliki kekuatan super; ia mampu menahan gencetan 900 kali berat tubuhnya tanpa terluka.
  • Ketika ia tergencet dan kakinya tidak bisa digunakan, kecoa memiliki duri-duri pada batang kaki yang bisa digunakan untuk menggeser tubuh dan membebaskan diri dari gencetan.
  • Selain kuat, kecoa sangat lentur. Dengan ketebalan tubuh setengah inci, kecoa dewasa mampu menyelinap pada celah sepersepuluh inci atau setara dengan dua koin ditumpuk.
Video berikut memperlihatkan betapa menakjubkan seekor kecoa.

Jadi, anda jijik dan benci pada kecoa? Jangan buru-buru dibunuh serangga ini. Saintis memerlukan mereka. Daya tahan mereka terhadap gencetan, dan kemampuan mereka menyelinap di celah-celah sempit, telah mengilhami para ilmuwan untuk menciptakan robot CRAM, robot sebesar telapak tangan dengan bentuk menyerupai kepinding, tetapi dengan karakteristik kecoa: tahan gencetan dan mampu menyelinap di celah sempit.

Robot semacam ini akan besar manfaatnya untuk melakukan pencarian pada puing-puing akibat tornado, gempa bumi, dan ledakan. Ia mampu menembus celah dan tidak rusak jika tertimpa reruntuhan.

Dan, satu lagi fakta keren dengan kecoa di rumah anda. Itu berarti anda hidup serumah dengan hewan purba.[*]

Comments

Popular posts from this blog

Tiga Cerita Hantu: Surat buat Nararya Narajati

Sains di balik storytelling

Mengenal Jyoti Amge, pemeran Ma Petite, perempuan terkecil di dunia versi Guinness